KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Acara PorProv Gempar Karena Aksi Penganiayaan Di Stand



Pengunjung ke pameran atau pameran di Prabujaya City Park, Prabumulih City, tiba-tiba teruja dengan tindakan salah seorang pelawat yang tanpa sebab secara tiba-tiba menyalahgunakan kanak-kanak dengan inisial DW (12) sehingga mangsa mengalami kecederaan kepala di belakang kepala, Ahad (11/17/2019 ) pada pukul 10:30 pagi.

Tindakan penindasan ini menyebabkan pengunjung dan pengawal berdiri untuk menangkap pelaku dan menyerahkannya ke pejabat SATPOL-PP tempatan.

Maklumat itu adalah bahawa pelaku bernama Reno (25), seorang penduduk di kawasan Jalan Force 45, Kecamatan Prabujaya, yang dikatakan masih berada di bawah pengaruh bahan yang memabukkan dalam bentuk Glue, sehingga para pelaku membuat perban itu.

"Saya tidak tahu tuan, tibo-tibo dio babet saya menggunakan batu, sehingga saya darah palak," kata DW (12) ketika dalam ceramah media ini.

Menurut pengakuan pelaku, masalah permulaan bermula dengan DW menatap pelaku, sehingga pelaku tidak suka itu.

"Dio tu jingok-jingoki saya simpan, saya tidak senang, jadi saya babet dio menggunakan batu," kata pelaku.

Sementara itu, Arian Fauzi, salah seorang anggota SATPOL-PP yang ketika itu menjaga pos keselamatan tempatan, berkata pada mulanya partainya tidak mengetahui ini, tiba-tiba berpuluh-puluh penduduk datang ke pos dan menyerahkan pelaku.

"Lihat gaya moong, dia mabuk lagi, mungkin dia mabuk. Lem, jika di tanyo dia tidak mendapat jawapannya. Tetapi semalam, sesungguhnya hamba ini yang mengambil mandi telanjang di dalam pancutan taman, sehingga pengunjung melarikan diri dengan ketakutan, "jelasnya.

Tambahan pula, pelaku segera dibawa oleh SATPOL-PP ke Polis Sektor Timur Prabumulih untuk tindakan lanjut.

Sehingga berita ini diterbitkan, tidak ada pemberitahuan rasmi dari polis prihal.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Post a Comment