KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Rp 477 miliar Uang Disita Hasil Korupsi PT PLN




Kantor Kejaksaan Negara Republik Indonesia memperlihatkan Rp 100 milyar dalam hasil yang dirampas dari kasus korupsi yang menyebabkan kerugian kepada PT PLN Batubara. Wang tersebut dirampas daripada Presiden Direktur PT. Tansri Madjid Energi (TNE), Kokos Jiang, rakan kongsi PT PLN Batubara yang dianggap merugikan negara.

Wang dalam denominasi Rp 100,000 disusun sepanjang 2 meter dan setinggi 50 sentimeter. Amaun wang hanya sebahagian daripada kerugian negeri yang telah didepositkan Kokos. Terdapat lebih dari Rp 477 miliar dalam kerugian negara dalam hal ini.

Peguam Negara ST Burhanuddin memastikan bahawa semua obligasi wang pengganti Kokos telah dibayar. Hanya Rp 100 miliar dipamerkan karena tidak cukup ruang untuk menunjukkannya.

"Apa yang ada di sini adalah Rp 100 miliar, artinya jika ditumpuk, kita tidak akan melihat siapa yang ada di sini," kata Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/11).

Wang tersebut dirampas, berdasarkan keputusan Mahkamah Agung nomor 3318 K / Pid / Sus 2019, pada 17 Oktober 2019 hukuman tambahan diturunkan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti Rp 477.359539. Keterangan itu segera didepositkan oleh peguam wasi ke perbendaharaan negeri.

"Wang gantian telah didepositkan ke perbendaharaan negeri oleh pendakwa eksekusi melalui sistem maklumat PNBP dalam talian atau simpati Peguam Daerah Jakarta Selatan dengan bil 82019111 dan 39235018 yang kami lakukan hari ini," kata Burhanudin.

Kasus ini dimulai ketika PT PLN Batubara membutuhkan arang batu untuk operasi. PLN juga telah membayar Rp 477,359,539.00 kepada PT TNE yang dipimpin oleh Kokos. Walau bagaimanapun, arang batu yang dihantar oleh TNE tidak mematuhi spesifikasi.

Kokos ditangkap tetapi dibebaskan oleh Mahkamah Rasuah Jakarta kerana hakim menilai ia tidak terbukti korup. Pejabat pendakwa juga merayu, dan memenangi rayuan di Mahkamah Agung. Kokos akhirnya dihukum 4 tahun penjara dan membayar pampasan berjumlah wang.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Post a Comment