KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Penantian Panjang Dwi Berakhir, Akhirnya Selama 3 tahun KTP Berhasil Di Cetak


Dwi Listianti, Warga Bukit Kecil Palembang ini akhirnya bisa mendapatkan e-KTP.

Setelah selama tiga tahun menantikan e KTP miliknya tersebut selesai dicetak.
Selama tiga tahun terakhir, Dwi hanya mendapatkan Surat Keterangan (Suket) dan tanda bukti rekaman e-KTP

Dwi Listianti, Warga Bukit Kecil Palembang ini akhirnya bisa mendapatkan e-KTP.

Setelah selama tiga tahun menantikan e KTP miliknya tersebut selesai dicetak.

Selama tiga tahun terakhir, Dwi hanya mendapatkan Surat Keterangan (Suket) dan tanda bukti rekaman e-KTP.

Pada tahun 2018, Dwi menanyakan e-KTP nya lagi kepada pihak Disdukcapil, namun pihak Disdukcapil belum dapat menjanjikan penyelesaian dengan cepat.

Bahkan mengatakan proses dapat memakan waktu seminggu, sebulan atau setahun.

"Kalau pertama kali ke Disdukcapil disuruh cek di RT atau kelurahan masing-masing, mungkin sudah dikirim, tapi setelah dicek ternyata belum juga," ujarnya.

Karena tidak ada kepastian, Dwi sudah lelah menanyakan e-KTP tersebut, dan masih menggunakan KTP lama dan Suket.

Mendengar larangan penerbitan Suket lagi mulai bulan Maret ini, menjadi kesempatan Dwi untuk kembali mengurus e-KTP nya kembali, petugas Disdukcapil justru heran dengan tanda bukti perekaman yang sudah tiga tahun lalu, dan segera melakukan pencetakan e-KTP.

"Alhamdulillah hari ini akhirnya KTP punya saja selesai dicetak," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan ketersedian blangko KTP Elektronik (KTP-el) tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan.

Bahkan, Ditjen Dukcapil pun melarang seluruh untuk menerbitkan surat keterangan lagi sebagai ganti KTP-el.

Di Kota Palembang, Disdukcapil Kota mengungkapkan pada bulan ini (Maret) blangko KTP-el yang disediakan mencapai 16 ribu keping.

Jumlah ini naik signifikan dibandingkan pada periode Januari dan Februari lalu sebanyak 10 ribu keping.
BAGIKAN SEGERA WhatsApp