Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hasil Pengakuan Penjual Anak Palembang, bayi Perempuan 25 juta laki laki 15 juta


Prabumulihpos.com
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji, mengungkapkan, pelaku penjualan bayi di Palembang mematok harga bervariasi.
Menurut dia, harga untuk bayi perempuan sebesar Rp 25 juta, sedangkan untuk bayi laki laki Rp 15 juta.
Kini empat pelaku penjualan bayi di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.
"Pelaku Sri Ningsih adalah otak utama perdagangan bayi tersebut," kata Anom, Senin (20/1/2020)

Terungkap Harga Bayi di Palembang, Perempuan Rp 25 Juta Laki laki Rp 15 Juta
Senin, 20 Januari 2020 20:35
KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA)
Darmini (40) ibu yang tega menjual anaknya sendiri yang baru dilahirkan saat digiring ke Polrestabes Palembang, Senin (20/1/2020).(KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRA) 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji, mengungkapkan, pelaku penjualan bayi di Palembang mematok harga bervariasi.
Menurut dia, harga untuk bayi perempuan sebesar Rp 25 juta, sedangkan untuk bayi laki laki Rp 15 juta.
Kini empat pelaku penjualan bayi di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap oleh aparat kepolisian setempat.
"Pelaku Sri Ningsih adalah otak utama perdagangan bayi tersebut," kata Anom, Senin (20/1/2020) dikutip dari Kompas.com
Sri diduga mencari para wanita hamil yang enggan mengasuh anak untuk dijual. "Pelaku mencari para korban yang hendak menjual bayi dengan perantara.
Begitu tahu ibu bayi itu mau, mereka langsung panjar.
Bayi itu yang perempuan dijual Rp 25 juta dan laki-laki 15 juta," kata Anom.
Menurut Anom, selain uang muka, pelaku juga memberikan uang perawatan selama hamil, seperti pembelian susu serta kontrol ke bidan.
"Biaya lahiran, broker ini juga yang tanggung, sementara ibu bayi dijanjikan uang lagi jika sudah mendapatkan pembeli," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, Sri mengaku baru pertama kali melakukan praktik itu.
Namun, petugas masih mendalami dugaan pelaku lain dari kejadian tersebut.
"Kita masih dalami, kalau pengakuannya baru pertama. Tapi kita tidak sepenuhnya percaya, kita terus kembangkan kasus ini," ungkapnya.
Sri Ningsih pun tak membantah jika harga jual bayi tergantung dari jenis kelamin.
Bayi perempuan lebih mahal dibanding laki-laki.
"Perempuan Rp 25 juta, laki-laki Rp 15 juta. Tidak tahu kenapa, tapi memang begitu,"ujar Sri.
Namun, Sri tak merinci alasan menjual bayi tersebut dengan harga berbeda. "Saya baru pertama, tidak tahu kenapa beda," jelasnya.

Sementara itu, tersangka Mariam (62) mengaku tak mengetahui adanya penjualan bayi yang dilakukan oleh Sri.
Menurutnya, pelaku datang ke rumahnya sembari memberikan uang Rp 200.000 untuk membeli susu dan jasa merawat bayi perempuan yang dilahirkan oleh Darmini.

"Dia bilang ibunya pendarahan, jadi nitip bayi ke rumah saya. Tidak tahu kalau dia jual. Saya cuma dikasih uang Rp 200.000, untuk beli susu. Bayi itu sudah tiga hari di rumah saya," ungkap Mariam.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sindikat Penjual Bayi di Palembang: Bayi Perempuan Dijual Rp 25 Juta, Laki-laki Rp 15 Juta",
B3eFmaster
B3eFmaster CYBER