Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mayat Balitanya Ditemukan Tanpa Kepala , Ibunda Ini Memohon Bantuan Ke Hotman Paris



Mlisari tak sanggup membendung air matanya saat menceritakan kronologi kematian balitanya kepada pengacara Hotman Paris.

Balitanya, YF yang masih berusia 4 tahun itu meninggal dunia dengan kondisi tubuh tanpa kepala.

Bahkan, sejumlah organ tubuh YF lainnya juga hilang saat mayat balita malang itu ditemukan oleh warga beberepa waktu lalu.

Penyebab kematian balita berusia 4 tahun berinisial YF itu diduga karena dibunuh.

YF merupakan anak dari pasangan Bambang Sulistyo (34) dan Melisari (30).

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus kematian balita tanpa kepala di Kalimantan Timur.

Penetapan tersangka yang dilakukan polisi ini setelah melakukan proses cukup panjang sejak pertamakali jasad koban ditemukan pada tanggal 8 Desember 2019 lalu.

Namun, penetapan tersangka kepada dua orang guru PAUD ini bukan karena kasus pidana pembunuhan.

Melainkan karena kelalaian yang mengakibatkan YF meninggal dunia.

"Sampai saat ini kasus kematian anak saya cuma kasus kelalaian," ungkap ibunda YF, Melisari sambil menangis.

Ia curiga, jika kematian anak lelakinya tersebut bukan karena kelalaian saja.

Namun, diduga karena di bunuh dan sisa tubunya dibuang ke pinggiran sungai dekat rumah warga yang berlokasi di Jalan P Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu.

Cerita Melisa ini diposting oleh akun istagram @hotmanparisofficial pada Sabtu kemarin dengan judul caption: Subuh di kopi joni 15 feb 2020.

"Saya minta tolong bang hotman, saya minta keadilan buat anak saya bang," kata Melisari sambil tak henti menangis di depan Hotman Paris.

Menurut Melisari, YF merupakan anak lelaki satu-satunya yang ia punya.

Air mata ibunda YF pun semakin tak terbendung ketika mengingat anak kondisi jenazah anak lelakinya tersebut.

"Ini anak lelaki saya satu-satunya," kata ibunda YF sambil terus memegang foto anaknya yang sudah meninggal dunia.

Menurutnya, ia menitikan YS di PUAD untuk sekolah serta bersosialisi dengan teman sebayanya.

"Anak saya hilang dan ditemukan sudah meninggal dunia," kata wanita berkerudung coklat itu.

Hotman Paris berharap kasus ini menjadi perhatian aparat berwenang di daerah setempat.