Rekaman Anak Anak ISIS Eksekusi Mati Tentara Kurdi


Kelompok militan ISIS kembali mengeluarkan video eksekusi, kini dilakukan oleh anak-anak. Dalam video tersebut, anak-anak anggota ISIS menembak mati para tawanan di belakang kepalanya.

Dikutip dari The Guardian, Sabtu (27/8), video tersebut dirilis pada Jumat malam lalu oleh media ISIS di Raqqah. Dalam video, terlihat tiga anak-anak yang memakai baju perang loreng.

Mereka berbicara dalam bahasa Arab, mengutuk Amerika Serikat lalu menembakkan pistol ke udara. Di depan mereka ada lima pria yang berlutut memakai baju terusan khas tawanan ISIS, berwarna oranye.

Kemudian, kelima anak-anak itu menembak mati mereka tepat di belakang kepala.

Menurut lembaga pengamat terorisme SITE, anak-anak itu berasal dari Inggris, Mesir, Kurdi, Tunisia dan Uzbekistan.

Dugaan daerah mereka berasal sesuai dengan nama negara yang disematkan dalam nama mereka, yaitu Abu Abdullah al-Britani, Abu al-Bara al-Tunisi, Abu Ishaq al-Masri, Abu Fu’ad al-Kurdi dan Yusuf al-Uzbaki.

Tidak diketahui di mana dan kapan video tersebut diambil. Tawanan tersebut diduga adalah tentara Kurdi atau YPG yang memerangi ISIS di Suriah.

Dalam video itu juga ditampilkan eksekusi tawanan lainnya, dilakukan oleh para tentara ISIS. Eksekusi dilakukan dengan cara ditembak atau dipenggal lehernya.

Ini bukan kali pertama ISIS menampilkan video anak-anak. Dalam rekaman Mei lalu, ISIS memperlihatkan kamp latihan ISIS yang diikuti oleh anak-anak dari Indonesia.

ISIS belakangan juga disebut menggunakan anak-anak sebagai pengebom bunuh diri, salah satunya di Turki dan Irak.

Februari lalu ISIS mengeluarkan video mengejutkan. Seorang bocah Inggris berusia empat tahun bernama Isa Dare muncul dalam video itu.

Dare dalam video tersebut mengeksekusi mati tiga tawanan dengan meledakkan mereka di dalam mobil. Dare yang oleh media dijuluki "Jihadi Junior" itu adalah putra dari Grace Khadija Dare, warga London yang pergi ke Suriah pada 2012.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel