Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ternyata pelaku perampokan di padat karya kemarin adalah Baby sister


Ternyata perampokan dan penyekapan yang terjadi di toko Zahwa Padat Karya, Gunung Ibul, Kota Prabumulih kemarin hanya rekayasa dari baby sister yang sekarang sudah di tetapkan sebagai tersangka.
Eti Susanti (30) warga Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih mengaku, bahwa perampokan tersebut hanya rekayasa dirinya semata karna terlilit hutang.
“Aku tepakso ngarang cerito, kareno aku lagi butuh duit untuk bayar hutang. Belum lagi untuk kebutuhan rumah tanggo dan biaya sekolah anak aku pak. Aku khilaf saat jingok majikan aku nyimpen duit jualan di dalam laci, tibo-tibo aku kepikiran bebuat cak itu. Aku benar-benar menyesal nian,” Ujar Eti saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Prabumulih.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman SH mengatakan, pihaknya mencurigai keterengan yang disampaikan oleh pelaku yang mengaku menjadi korban perampokan.
Pelaku beralibi jika dirinya telah disekap oleh dua orang pria yang masuk ke dalam toko tersebut untuk melakukan aksi perampokan.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, pihaknya tidak mendapati adanya jendela atau pintu yang di bangunan ruko tersebut yang rusak.
Kecurigaan petugas makin menguat setelah mendapati potongan lakban di dalam tong sampah serta sisa lakban yang disembunyikan di bawah kompor gas.
“Akhirnya setelah diperiksa lebih lanjut ia pun mengaku jika perampokan itu hanya rekayasa. Ia pun langsung kita amankan dan ditetapkan sebagai tersangka karena telah membuat keterangan palsu untuk melancarkan aksi pencurian,” ungkapnya.