Vidio Siaran Langsung Tentara Menembaki Pengunjung Di Mall



Seorang tentara Thailand melakukan penembakan massal di dalam pusat perbelanjaan, yang menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 21 orang, serta menyandera puluhan orang. Oleh pelaku aksi itu disiarkan live di Facebook dan pelaku berpose untuk narsis.

Pelaku diketahui bernama Sersan Mayor Jakrapanth Thomma. Ia memulai amukan pembunuhannya Sabtu sore di baraknya, tempat dia mengeksekusi perwira komandannya dan dua tentara lainnya.

Ketika ia melaju di sepanjang jalan tol menuju pusat perbelanjaan Terminal 21 di Korat, sebuah kota 155 mil di timur laut Bangkok, Thomma menembaki warga sipil di sepanjang jalan.

Hingga berita ini dirilis dari Dailymail, kata polisi, penembak itu masih di sekitar pusat perbelanjaan dan belum ditangkap.

Dalam video tersebut, Jakraphanth mengenakan helm tentara, pakaian taktis lengkap, sambil berada di sebuah mobil perang berjenis Humvee.

Tentara dengan pangkat Sersan Mayor itu mengungkapkan bahwa dirinya lelah dan tidak bisa lagi menarik pelatuk dari jarinya lagi.

Selain itu sebelum melakukan penembakan massal, dia sempat mengunggah foto di mana terdapat pistol dan tiga butir peluru.

"Ini adalah waktunya untuk bersenang," demikian keterangan di foto. Ditambah juga caption "tidak ada yang bisa menghindari kematian".

Namun saat ini, unggahan video yang dirinya unggah dalam penembakan di Korat tersebut dilaporkan telah dihapus.




Dilansir AFP Sabtu (8/2/2020), tentara tersebut melakukan serangan di Kuil Buddha dan pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima, kota di timur laut Bangkok, Thailand. "Saat ini ada 17 korban tewas dan 14 luka-luka," kata seorang juru bicara otoritas kesehatan Bangkok pada Sabtu (8/2/2020) malam.


 Selain itu, juru bicara kepolisian Bangkok Krissana Pattanacharoen mengungkapkan bahwa tentara tersebut menggunakan senapan mesin dalam melakukan aksinya. Hal itu, imbuhnya, mengakibatkan banyak korban yang tewas dan terluka. Jakraphanth, menurut Letnan Kolonel Mongkol Kuptasiri, mencuri kendaraan militer dan melaju ke pusat kota.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel