Virus Corona Akan Hilang Pada Bulan Mei 2020, Obatnya Telah Ditemukan


Virus corona menjadi virus yang menakutkan karena belum ada obatnya dan telah merenggut ratusan korban jiwa.

Penelitian terbaru dari para ahli menyebutkan virus corona yang pertama kali muncul di Wuhan itu akan hilang pada Mei 2020.

Dr Jyoti Somani dan Profesor Paul Tambyah mengatakan kasus infeksi virus corona kemungkinan akan turun tajam pada bulan Mei 2020.

Dikutip oleh Tribunnews.com dari CNA, Kamis (6/2/2020), hal tersebut lantaran suhu di China memanas.

Dalam penjelasannya ia menyebutkan pola musiman pneumonia virus corona baru mungkin mirip dengan infeksi influenza dan SARS.

Ia menyebutkan penyebaran virus tersebut tergantung pada iklim.

Musim flu di negara-negara dengan iklim sedang seperti China dan Amerika Serikat biasanya dimulai pada Bulan Januari atau Februari, setelah itu kasus berkurang.

Faktor manusia juga dapat berkontribusi terhadap penyebaran influenza selama musim dingin.

Sebab lebih banyak waktu yang dihabiskan di dalam ruangan dan lebih dekat dengan orang lain.

Pihaknya memperkirakan dan berharap virus corona dapat melambat ketika matahari mulai bersinar dan cuaca menghangat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel