Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tak Takut Dengan Corona, Pelajar Keluyuran di Mall dan Tempat Karaoke Akhirnya di Razia Satpol PP

SUMBER : Tatarsukabumi.id

Seluruh Sekolah di Kota Sukabumi sejak 16 maret hingga 14 hari ke depan diliburkan.

Bukan berarti liburan yang sebenarnya, seluruh pelajar dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan luar rumah tetapi mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di dalam rumah.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus covid-19 khusus di wilayah Kota Sukabumi.

Menindak lanjuti hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi hingga 29 Maret 2020 mendatang dilakukan oleh rencia yang menerapkan razia pelajar di titik pusat keramaian Kota Sukabumi.

"Dalam rangka menyetujui penyebaran virus sesuai dengan surat edaran Walikota Sukabumi, jadi kami melaksanakan razia untuk anak-anak sekolah yang sesuai dengan tempat umum," ungkap Yadi Mulyadi, Kasatpol PP Sukabumi Kota, Kamis (19/3/2020).

Dihari ke-3 ini, Satpol PP melakukan penyisiran di sepanjang pusat kota Sukabumi, ke TatarSukabumi.ID Kasatpol PP meminta hari ini lebih banyak dan belum menemukan pelajar di pusat keramaian kota Sukabumi.

"Kalau kemarin di bioskop Moviplex ada 77 usia pelajar, kami tidak hanya menemukan (pelajar) di Moviplex tapi di tempat promosi, Karaoke dan sebagainya," kata Yadi saat ditemui di pusat belanja Citimall Sukabumi.

Kasatpol PP Kota Sukabumi mengangkat suara.

"Tidak mengandung sanksi tetapi sifatnya edukasi, setelah terjaring, pelajar ini kami kumpulkan dan orang tuanya, sampai orang tuanya datang bukan kita pulangkan.

"Setelah orangtuanya datang, kami beri penyuluhan kepada orang tuanya, apa yang dilakukan pemerintah, agar bisa mendukung warga semua," tegasnya.