Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fakta Viral Bantuan BST Covid-19 Sebesar 600 ribu Melalui Rekening Bank



Viral di media sosial Facebook, screenshotnotifikasi SMS banking Bank BRI terkait adanya transferan Rp 600 ribu masuk ke rekening warga, Rabu (29/4/2020).

Begini isi SMS dengan nama pengirim BANK-BRI tersebut, “Trx Rek. xx (nomor rekening) BST COVID 19 TAHAP 1 Rp. 600.000.00 29/04/20.“

Sejumlah warga yang mengaku menerima transferan uang lebih dari setengah juta tersebut pun meluapkan kegembiraannya di media sosial.

Betulkah demikian? Betul.

Saat ini pemerintah sedang menyalurkan BST atau Bantuan Sosial Tunai atau Bansos Tunai (dahulu Bantuan Langsung Tunai atau BLT) kepada warga kurang mampu di Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

Menteri Sosial, Juliari Batubara sempat memantau pembagian BST di Kantor Pos Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2020) lalu.

Juliari Batubara mengatakan, bantuan dari pemerintah ini merupakan wujud negara hadir di masyarakat.

Setiap warga yang sudah terverifikasi terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu per keluarga per bulan selama tiga bulan berturut-turut.

Bansos Tunai tersebut disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (HIMBARA) dan PT POS Indonesia bagi yang tidak memiliki rekening di bank anggota Himbara seperti BNI, Mandiri, BRI dan BTN.

Syarat Bisa Dapat Rp 600 Ribu


Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memutuskan bahwa pemerintah pusat akan memberikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) kepada warga miskin sebesar Rp 600 ribu per bulan.

Kebijakan bantuan tunai ini dilakukan untuk tetap menjaga daya beli masyarakat miskin saat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Penyaluran BLT ini diberikan selama 3 bulan dari April hingga Juni.

Bantuan ini hanya dikhususkan bagi warga miskin yang tinggal di luar Jabodetabek.

Sementara untuk masyarakat kurang mampu di Jabodetabek akan kebagian paket sembako dengan nilai yang sama. “

Syarat penerimanya adalah keluarga miskin yang bukan termasuk penerima Program Keluarga Harapan ( PKH ), tidak memperoleh Kartu Sembako dan Kartu Pra Kerja,” demikian ditulis pihak Kementerian Keuangan di laman resminya, Rabu (29/4/2020).

Penerima BLT ini didasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ketentuan mengenai mekanisme pendataan, penetapan data penerima manfaat, dan pelaksanaan pemberian BLT Desa dilakukan sesuai ketentuan Menteri Desa PDTT.


Sumber : news.ikhtisar.net/viral-warga-terima-bst-covid-19-tahap-1-via-bri-rp-600-ribu-dari-jokowi-mau-gini-cara-dapatnya