Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jadi Tersangka,Fakta Penumpang China Airlines yang Bawa Amunisi Senjata Api


Penumpang pesawat China Airlines CI-751dari negara Taiwan, transit di Singapura, dan mendarat di Bandar Udara Internasioal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur diamankan.

Pria itu diketahui membawa ratusan amunisi senjata api berbagai jenis. Hal itu diketahui karena ia dinilai mencurigakan saat melewati deteksi Sinar X di Bandara Juanda Surabaya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menyebut, pelaku pembawa amunisi itu berinisial SP (36) warga Bukit Pakis Utara, Surabaya.

SP diamankan saat turun di Bandar Udara Juanda sejak Sabtu 23 Februari hingga Minggu malam 24 Februari . Kini, ia resmi menjadi tersangka.

Berikut fakta-fakta pria berinisial SP yang kedapatan membawa ratusan amunisi senjata api dihimpun

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menyebut, pelaku pembawa ratusan amunisi berinisial SP (36) warga Bukit Pakis Utara, Surabaya.

"Pelaku menumpang pesawat China Airlines CI-751 dari negara Taiwan, transit di Singapura, sebelum kemudian mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB," kata Frans Barung.

Barang-barang bawaan SP dinilai mencurigakan saat melewati deteksi Sinar X di Bandara Juanda Surabaya.

"Kemudian dilakukan pemeriksaan secara manual dengan membongkar barang-barang di dalam koper yang dibawanya," ucap Barung.

Petugas menemukan lima bungkus benda mencurigakan berbalut isolasi warna putih yang ditempatkan di antara tumpukan baju di dalam koper.

Menurut Barung, lima bungkus berbalut isolasi warna putih itu setelah dibongkar berisi total 400 butir proyektil senjata api berbagai jenis. Selain itu, juga ada beberapa bagian senjata api yang dibawanya.

SP (36) warga Bukit Pakis Utara, Surabaya ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan ratusan amunisi senjata api berbagai jenis tanpa izin. Tersangka dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Sejauh ini yang tersangka hanya SP. Dia yang membawa dengan barang bukti melekat. Tersangka membelinya saat liburan di Amerika," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

Dedi mengatakan, tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Sidoarjo. Tersangka mengakui barang bukti merupakan miliknya. Rencanya amunisi dipakai untuk berburu.

"Poyektil akan dirakit kembali untuk dipergunakan saat berburu. Itu saja," ucap dia.

Selengkapnya : liputan6.com/news/read/3903790/jadi-tersangka-ini-3-fakta-penumpang-china-airlines-yang-bawa-amunisi-senjata-api