Rekam Vidio Jenazah Ditandu Lewat Jalan Rusak, Pak Badru Ditangkap Polisi



Seorang pria warga Kabupaten Lebak, Banten, bernama Badrudin terpaksa menginap 2 hari di kantor polisi lantaran memposting foto seorang ibu hamil ditandu saat hendak melahirkan akibat jalanan rusak. Badru yang postingannya di media sosial viral, mendapat pembelaan dari sejumlah pihak, termasuk anggota DPR.

Badru diketahui diamankan karena mengunggah soal adanya ibu hamil ditandu menggunakan bambu dan sarung serta ditutup plastik di akun Facebook-nya, Badry Aldiansah. Ia menuliskan bahwa selama 75 tahun merdeka tapi belum merasakan akses infrastruktur yang layak. Akibat jalan yang buruk, seorang ibu bahkan harus ditandu pakai bambu dan dibungkus sarung.

"75 tahun merdeka kapan merasakan indahnya jalan. Yang mau melahirkan pun digotong menggunakan bambu dan sarung. Helo pemerintah setempat apa kabar. Kampung Bitung, Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Mana sumpah untuk mengayomi rakyat," tulis Badru dalam statusnya sebagaimana dikutip detikcom, Kamis (5/11/2020).

Unggahan itu ternyata membuat berang pihak pemerintah desa. Pada Senin (2/11), ia kemudian dibawa ke balai desa dengan kawalan RT dan langsung dibawa ke Polsek Panggarangan. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kepala desa tidak terima atas video yang viral tersebut, bahkan dinilai mencemarkan nama baik.

Meski begitu, Kapolsek Panggarangan AKP Rohidi membantah bahwa pria tersebut ditangkap dan ditahan. Menurutnya, lelaki asal Desa Barunai, Kecamatan Cihara, itu diamankan untuk menghindari adanya amukan warga atas apa yang ia unggah di media sosial.

"Kata siapa ditahan, enggak ditahan. Enggak sembarangan boleh menahan orang. Itu menghindari takut digebukin, dipukulin orang. Itu diantarkan kepala desa. Namanya desa ada pro dan kontra. Jadi takut ribut, diantarkan, diamankan di sini," kata Rohidi saat dikonfirmasi detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (4/11/2020).

Menurut Rohidi, Badru diantarkan oleh kepala desa ke Mapolsek Panggarangan karena khawatir adanya perkelahian antarpemuda. Pria itu diantar pada Selasa (3/11) malam. Badru akhirnya dijemput oleh keluarganya esok harinya, Rabu sore.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel